Selamat datang sobat gurun. Kali ini saya akan menceritakan pengalaman saya yang alhamdulillah kembali dipercaya sebagai kiper popda kabupaten Semarang tahun 2019.
Menjadi kiper popda menurut saya adalah sebuah prestasi yang cukup bisa dibanggakan wkwk. Sebenarnya ini adalah kali ketiga saya mewakili kab Semarang dalm tingkat karisidenan. Saya berhasil kepilih mungkin karena penampilan yang apik disaaat popda kabupaten.
Untuk karisidenan kali ini menurut saya cukup aneh karena kami hanya diberi latihan selama empat kali tak seperti biasanya yang bisa sampai sebulan, tetapi bukanlah masalah yang besar.
Ini adalah tim popda kabupten yang akan bermain di tingkat karisidenan.kami bermain di kota semarang ya memang tidak jauh tetapi ada gengsi besar antara kota dan kabupaten.
Karisidenan kali ini hanya diikuti oleh 5 tim saja,sedikit sekali memang tetapi plah menguntungkan kami karena kami tergabung di grub yang isinya 2 tim saja. Artinya jika kami menang seklai langsung final.
Pertandingan pertama kami melawan kota salatiga tidak ada perlawanan yang berarti karena kami mampu melibas dengan skor cukup telak yaitu 5-0. Di final kami pun bertemu dengan kota semarang pertandingan sangat seru. Jual beli serangan terjadi dan akhirnya kami hanya bisa menahan seri 1-1. Maka akan terjadi adu pinalti untuk menentukan juara, mungkin kami kurang beruntung tim kami kalah secara terhormat dengan kota semarang shitt anjir. Kami pun hanya bisa mendapat juara 2 tetapi kami tetap bersyukur karena masih diberi keselamatan. Terimakasih







0 komentar:
Posting Komentar